Pulau Talise 27 Juli 2026 — Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional kembali digelar sebagai ajang bergengsi bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia. Pada penyelenggaraan tahun ini, cabang lomba Nautika Kapal Niaga diselenggarakan secara daring (online), dan salah satu peserta terbaik dari SMK Negeri 2 Likupang Barat resmi menjadi perwakilan Sulawesi Utara untuk berlaga di tingkat nasional.

Meskipun berlangsung secara daring, kompetisi tetap berjalan sengit dan penuh tantangan. Para peserta diuji dalam berbagai aspek keahlian maritim, mulai dari, perencanaan pelayaran (passage planning), prosedur keselamatan pelayaran, hingga penguasaan regulasi maritim internasional.

Perwakilan dari SMK Negeri 2 Likupang Barat siswa Marvey Salmon  telah melalui persiapan intensif selama beberapa bulan terakhir. Didampingi oleh guru pembimbing Franklin Kemenangan S.Pi dan instruktur berpengalaman, peserta memanfaatkan latihan dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung dan Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara Amurang sebagai pelatihan teori dan Praktek yang ketat demi mematangkan kesiapan teknis dan mental.

“Ini adalah momen besar bagi sekolah kami. Meskipun dilaksanakan secara daring dari  sekolah, atmosfer kompetisinya sangat terasa. Kami optimis mampu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang kebanggaan bagi Sulawesi Utara,” ujar Kepala SMK Negeri 2 Likupang Barat, Steven Ngangi di sela-sela pembukaan acara.

Pelaksanaan LKS Nasional secara daring ini memanfaatkan teknologi live streaming, platform simulasi navigasi terintegrasi, serta pengawasan ketat melalui kamera multi-sudut (5 Kamera) oleh tim juri nasional. Hal ini dilakukan untuk memastikan asas keadilan, kejujuran, dan transparansi selama perlombaan berlangsung. walaupun akses internet di sekolah sangat terbatas ditempat kami karena lokasi sekolah berada di pulau Talise tapi kami mampu memanfaatkan kegiatan ini ujar pembimbing Franklin Kemeenangan S,Pi.

LKS Tingkat Nasional cabang Nautika Kapal Niaga tidak hanya menjadi ajang perebutan juara, tetapi juga wadah untuk mencetak calon perwira pelayaran niaga yang tangguh, profesional, dan siap bersaing di industri maritim global. Dukungan penuh dari pihak sekolah, dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Utara, serta masyarakat terus mengalir bagi perwakilan SMK Kepulauan selama ajang kompetisi ini berlangsung.